RupiahBlog ini dibuat berdasarkan diskusi singkat dengan rekan kerja lama, seorang karyawan dan sedang mencari alternatif untuk mencari sumber pendapatan baru. Berdasarkan diskusi tersebut saya bagi dalam 3 bagian besar.

INVESTASI SAHAM

“Bro.. lu main saham ?” adalah sapaan pembuka diskusi kami, saya tidak bermain saham karena menurut saya bermain saham membutuhkan perhatian khusus karena harga naik turun dengan cepat dan saya tidak terupdate dengan gosip gosip di lantai bursa. Jadi trading saham harian adalah sesuatu yang saya hindari.

“Bukan brow.. gw gak mau trading.. gw mau beli terus simpen, misalnya saham Indofood, Unilever ” , Investasi saham seperti ini saya setuju karena ini lebih aman dan menurut saya lebih smart, namun sebelum itu mari kita analisa dulu, seberapa besar pendapatan yang bisa didapat dari Investasi Saham.

Harga Saham Unilever menurut Bloomberg saat ini adalah : Rp. 38.000,- , untuk beli saham perlu beli 1 LOT (500 lembar saham) , berarti untuk membeli 1 LOT saham Unilever butuh Rp. 18.000.000,- . 18 Juta nominal yang masih terjangkau untuk investasi.

“10 Tahun lagi mungkin saham Unilever harganya sudah Rp. 50.000,- bisa untung besar kita” , tapi jangan gegabah mari kita lihat dulu, kalau kita hanya punya 1 LOT maka keuntungan kita hanya (50.000 – 38.000)*500 lembar saham = 6 Juta rupiah saja

6 Juta Rupiah dalam 10 tahun bukanlah angka yang diharapkan teman saya.

INVESTASI EMAS

“Bro.. emas gimana brow ? 2011 harga emas di 300.000-an/gram sekarang sudah di 500.000-an/gram , gila naiknya”

Mari kita hitung kembali, (500.000-300.000)*10 gram (anggap saja kita beli 10 gram emas di tahun 2011) = 2000.000.

2 Juta rupiah hasil investasi dalam 5 tahun, bukanlah angka yang diharapkan teman saya.

INVESTASI EMAS VS SAHAM

Dari diskusi singkat ini, terlihat untuk mendapatkan imbal balik investasi yang besar tidak bisa dilakukan dengan cara 1 aksi menanam uang (investasi) lalu di tinggal, didalam investasi saham, jumlah LOT saham perlu ditambah terus dalam investasi emas jumlah gram emas yang dibeli juga perlu ditambah terus.

Dengan uang yang terbatas tanpa kemampuan untuk menambah jumlah investasi secara rutin Investasi SAHAM dan investasi EMAS bukanlah opsi yang optimal.

INVESTASI USAHA

Sayapun berkata “Kalau dana yang ada hanya bisa untuk investasi 1 kali di kisaran 10 – 20 juta, kenapa gak buka usaha aja mas brow ?, buka warung baso atau gerai pulsa.. suatu usaha yang bisa di manage dan kalau rugi bisa re-start lagi”

Contoh Modal membuka warung bakso misalkan 10 juta, keuntungan (bukan harga jual) dari 1 mangkok bakso Rp. 5000,- 1 hari laku anggap saja 10 mangkok , karena ini warung kecil. Berarti keuntungan 1 hari adalah 50.000.

Rp. 50.000 x 300 hari (tidak setiap hari buka warung)  = 15.000.000

Investasi 10 juta dan dapat pengembalian 15 juta dalam 1 tahun mengalahkan investasi SAHAM dan EMAS.  (Tentu saja disini dibutuhkan disiplin tinggi, keuntungan dari jualan bakso jangan di belanjakan sebelum terakumulasi dalam 1 tahun)

Karena dari perputaran uang usaha, tingkat pengembaliannya akan lebih besar daripada menunggu kenaikan nilai Saham dan nilai Emas. Dari perbincangan singkat kami muncul beberapa topik yang penting :

  1. MODAL USAHA AWAL JANGAN PAKAI HUTANG.

Jangan sampai karena usaha kita, kita tidak bisa tidur nyenyak di malam hari dan hidup anak istri jadi korban. Modal usaha awal jangan pakai hutang karena setiap usaha memiliki resiko bangkrut yang besar. Jika kita memulai usaha dengan hutang dan gagal maka habis lah hidup keluarga kita, sudah usaha bangkrut masih harus bayar hutang. Hutang lebih bijaksana dipakai untuk ekspansi usaha.

  1. ALOKASIKAN DANA MODAL USAHA DIMANA KITA BISA “SAVE” LALU “LOAD” UNTUK RESTART

Kunci keberhasilan setiap usaha terletak di kemampuan usaha atau orang tersebut untuk menerima kerugian dan memulai lagi, ibarat permainan video games, dia bisa “save” lalu “load” untuk memulai lagi. Didalam kehidupan nyata ini berarti seorang wiraswasta harus bisa mengukur tingkat toleransi hilangnya dana yang tidak menganggu kehidupan normalnya.

Saran untuk teman saya, bila kadar toleransi dana tersebut di angka 10 juta dimana jika uang 10 juta tersebut hilang maka kehidupannya tidak akan banyak berubah, maka jangan memaksakan diri, carilah usaha dengan kebutuhan modal 10 juta.

  1. TINGKAT SUKSES 20%

Saya pun bercerita pengalaman saya didalam membuat beberapa usaha, dari 10 usaha hanya 2 yang berhasil , 8 usaha lainnya gagal di 8 usaha tersebut saya rugi uang dan waktu namun saya mendapatkan banyak sekali ilmu, anggap saja itu uang kuliah S2 dan S3 saya. Namun hasil dari 2 usaha yang berhasil cukup untuk menutupi kerugian yang lain.

Ini adalah fakta sehari – sehari kehidupan investor, tingkat kesuksesan usaha baru memang di kisaran 20%-nan, jika kita lihat pengusaha dengan banyak usaha yang berhasil tanyakan ke dia berapa banyak usaha yang gagal, biasanya mereka akan berkata jauh lebih banyak usaha yang gagal daripada yang berhasil.

KESIMPULAN

  1. UTAMAKAN KELUARGA

Alokasikan dulu dana aman untuk pendidikan anak, kebutuhan sehari hari keluarga sebelum kita terjun untuk melakukan sesuatu yang memiliki resiko kerugian karena jangan sampai kita tidak bisa tidur nyenyak di malam hari.

  1. PILIH BENTUK INVESTASI YANG NYAMAN BAGI KITA.

Investasi saham, emas atau usaha semua tergantung pada diri kita sendiri, ada orang yang nyaman investasi di saham, ada yang nyaman di emas. Setiap orang berbeda, kita perlu mencari investasi yang kita sendiri merasa nyaman untuk melakukannya karena dalam setiap investasi ada resiko kerugian jika kita nyaman dengan bentuk investasi tersebut kita akan lebih tabah disaat investasi kita tidak memberikan performa sesuai harapan.

  1. LEBIH BIJAKSANA SIAP RUGI DARIPADA SIAP UNTUNG

Optimisme adalah keharusan dan sikap bijaksana adalah mengakui dan siap untuk rugi. Bila dana investasi yang ada adalah 10 juta maka kita harus siap 10 juta tersebut hilang karena rugi. Bukan berarti kita memasrahkan diri dan tidak berusaha untuk mendapatkan keuntungan.

Berusahalah dengan optimisme tinggi dan relakan bila kerugian tidak terhindarkan. Jangan sampai kita stress dan sakit jiwa karena berkomitmen terhadap nominal dana diluar kemampuan kita.

Diskusi kami memang tidak membicarakan tips teknis untuk mendapatkan timbal balik investasi yang besar, namun di dalam diskusikan kami terkupas filosofi dasar dari investasi. Semoga blog singkat ini bisa menambah wawasan teman teman sekalian.

Butuh diskusi silahkan email ke sander@sapiterbang.asia