Model Mental Rahasia Menjadi pintar dan sukses dalam 3 langkah sapiterbang

Abraham Kaplan seorang ahli filosofi dari Amerika berkata , “beri seorang anak PALU dan semua hal akan menjadi PAKU” arti dari pepatah ini adalah kita cenderung untuk menggunakan satu cara yang didalam menyelesaikan permasalahan yang kita jumpai.

Terkadang kita akan menemui permasalahan yang tidak bisa kita atasi karena kita masih menggunakan cara yang sama.

Cara kita didalam kita berfikir dan menyelesaikan sebuah permasalahan disebut “Model Mental”  Jika kita hanya memiliki satu macam “Model Mental” maka kemampuan kita untuk menyelesaikan permasalahan juga akan terbatas.

Dengan memiliki lebih banyak “Model Mental” maka kita akan memiliki lebih banyak alat didalam menyelesaikan permasalahan yang kita jumpai.

Singkatnya bila kita hanya memiliki Model Mental PALU, maka semua permasalahan akan di selesaikan dengan menggunakan PALU, padahal tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan PALU, mungkin kita juga butuh GUNTING, PENSIL, dan lain lainnya.

Memiliki berbagai Model Mental bisa di analogikan seperti memiliki berbagai macam moda transportasi yang bisa dikeluarkan dari pikiran kita.  Misalnya kita berangkat kerja dari rumah kita, ketika jalan mulus kita akan mengeluarkan “mobil” , pada saat berjalan kita menemukan jalan banjir kita tinggal mengganti dengan “perahu” lalu dalam pejalanan kita jalan menjadi kering namun berbatu maka kita ganti “perahu” kita dengan “sepeda” dan seterusnya.

“Mobil, perahu dan sepeda” melambangkan berbagai Model Mental yang kita miliki dan bisa kita gunakan untuk membantu kita mencapai tujuan kita (red  : sukses ).

Kuncinya adalah : kita perlu terlebih dahulu memiliki “Mobil, Perahu dan Sepeda”  kita tidak bisa melanjutkan perjalanan kita bila kita hanya memiliki “Mobil”

Untuk memperkaya Model Mental , kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa saja yang menyusun Model Mental kita.

      1. Pengetahuan umum (Declarative Knowledge)

Disini contohnya , kita tahu bahwa garam itu asin, gula itu manis

  1. Asosiasi (menghubungkan) berbagai pengetahuan umum (Structural Knowledge)

Contohnya :

Kita mengetahui bahwa :

  • Gula adalah manis
  • Air bersifat melarutkan

karena gula itu manis dan air teh itu cair maka kalau kita minum teh yang pahit maka seharusnya dengan mencampur gula dengan teh pahit hasilnya adalah teh manis.

Penekanan pada kata seharusnya menunjukkan bahwa kita berusaha menghubungkan sifat gula manis dengan keadaan gula larut di air.

  1. Pengetahuan teknis / how-to (Procedural knowledge)

Contohnya untuk membuat teh pahit menjadi manis kita perlu gula, namun dengan memasukkan gula kedalam teh pahit tanpa diaduk tidak akan maksimal, maka kita perlu mengaduk campuran gula dan teh pahit agar gula teh pahit menjadi manis.

Tiga Struktur Pengetahuan yang sederhana ini sebenarnya sangat penting dan sangat menentukan terhadap kemampuan kita didalam menyelesaikan masalah dan mencapai sukses yang kita inginkan.

banner model mental

Model Mental yang dimiliki oleh seorang Direktur perusahaan besar yang memulai usaha dari seorang diri di toko kecil (terbiasa angkat barang sendiri, mengurus pembukuan sendiri) pasti akan berbeda dengan Model Mental yang dimiliki oleh Direktur perusahan besar lulusan universitas ternama  yang di gaji untuk menjalankan usaha orang lain.

Cara kedua Direktur ini melihat dan menyelesaikan masalah pasti berbeda pula,karena kedua direktur ini memiiki perbedaan siginifikan didalam ; pengetahuan umum, asosiasi berbagai pengetahuan umum dan pengetahuan teknis.

Dengan memperkaya Model Mental kita maka kita akan memiliki keuntungan :

  1. Kita memperbanyak perkakas yang bisa kita gunakan didalam menyelesaikan masalah
  2. Kita bisa lebih mudah mengerti “Model Mental” orang lain (kawan atau lawan) yang memudahkan kita untuk bisa lebih memahami dan memprediksi langkah mereka selanjutnya.

Kita bisa melakukan 3 aktifitas sederhana dibawah ini untuk memperkaya Model Mental kita.

  • Menambah Pengetahuan Umum kita. Baca buku baru, nonton film,ngobrol dengan teman yang sudah lama tidak bertemu.Dengan melakukan aktifitas ini kita terus menambah “harta” pengetahuan umum kita.
  • Menambah hubungan antara berbagai pengetahuan umum yang sudah kita miliki. Mencoba atau melakukan hal baru, seperti mencoba hobi baru, melalui jalan baru ke tempat kerja, dll. Dengan melakukan aktifitas ringan yang baru atau bahkan dengan hanya melihatnya hal baru, kita secara tidak langsung menghubungkan pengetahuan yang kita sudah tahu dengan fakta baru dilapangan.
  • Menambah pengetahuan teknis kita. Berlatih hal baru ,Contoh mencoba memasak 5 resep, belajar menjahit. Berbeda dengan point 2, di point 3 ini kita benar-benar berusaha menjadi ahli di satu hal yang belum pernah kita coba, karena pengetahuan teknis hanya bisa dimiliki melalui latihan dengan repitisi yang terus menerus.

 

Dengan melakukan 3 hal ini kita terus memperkaya Model Mental kita dengan memperkaya Model Mental kita , kita memiliki lebih banyak perkakas untuk menghadapi tantangan dan masalah dikemudian hari.

Baca juga : Keluar dari comfort zone, menuju learning zone tanpa ke suicidal zone

Catatan :

Penjelasan ilmiah Model Mental adalah sebuah model (penggambaran sederhana) proses berfikir dan persepsi yang dimiliki oleh seseroang mengenai apa yang dipahami tentang dunia nyata. Model Mental mewakili pehamanan (pemetaan sebab akibat)  seseorang terhadap dunia sekitarnya dan hubungan antar berbagai bagian didalam dunia tersebut.

Model Mental mempengaruhi sikap dan prilaku seseorang dan cara seseorang dalam menyelesaikan permasalahan serta melakukan tugas-tugas tertentu.

Sumber : diterjemahkan secara bebas dari

What are mental models?