menciptakan kesempatan puzzle sapiterbang

Ayah saya memberikan sebuah analogi ketika saya masih SMA dan menempel di benak saya  hingga sekarang:

Buka usaha itu ibarat kamu mau berpergian menggunakan kapal laut, kamu pergi dari rumah tanpa tahu jadwal berlabuh kapal laut, kamu bawa semua perlengkapan dan persediaan kamu di tas dan mulai berjalan ketika kamu sampai di pelabuhan ada beberapa scenario :

  1. Kapal baru saja lewat, kamu masih bisa melihat kapal laut menjauhi pelabuhan , tidak ada yang bisa kamu lakukan selain menunggu
  2. Kamu tiba pas saatnya penumpang lain naik ke kapal, jadi kamu bisa langsung naik kapal
  3. Kamu tiba di pelabuhan dan kapal tidak tampak jadi kamu harus menunggu

Pertanyaan yang penting adalah : ketika kamu menunggu kapal laut datang : Apakah kamu mempunyai cukup bekal di tas kamu ?

Kapal laut adalah kesempatan usaha kamu, bila kamu datang tepat pada saat kapal laut ada dan bisa naik ke atas kapal laut artinya usaha kamu lancar

Bekal adalah semua persiapan kamu : bakat, ketrampilan , modal usaha dll.

Dalam perjalanan hidup saya, saya menemukan analogi mengenai MENCIPTAKAN KESEMPATAN untuk kita

Ibarat sebuah puzzle , kita memiliki satu keping puzzle dimana pasangan satunya tidak jelas dimana dan kapan datangnya. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah hanya membentuk keping puzzle yang kita punya sesuai dengan minta dan bakat kita.

Kita pun tidak tahu kapan bentuk puzzle yang kita miliki akan selesai terbentuk karena puzzle yang kita pegang selalu berubah terbentuk tergantung dengan minta, bakat dan situasi yang kita alami.

Lalu kapan kesempatan itu datang ? Kesempatan itu datang ketika puzzle yang kita miliki cocok dengan puzzle yang datang.

Gambar dibawah ini akan menjelaskan analogi saya :

menciptakan kesempatan rentetan puzzle sapiterbang

Bayangkan ada sebuah deretan kepingan puzzle yang berjalan didepan kepingan puzzle yang anda miliki, lalu bayangkan dibelakang puzzle anda ada sebuah per pegas, per ini yang mendorong puzzle yang anda miliki ke deretan puzzle di sisi yang lain, ketika bentuknya tidak cocok pasti akan menimbulkan friksi dan mungkin melukai puzzle anda.

Lalu apa hubungannya dengan menciptakan kesempatan.

Deretan puzzle adalah kesempatan yang ada, setiap hari pasti ada kesempatan baru dan banyak sekali, masalahnya apakah kesempatan tersebut cocok dengan “pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman” yang anda punya.

Pegas, adalah sikap konsisten kita didalam terus membentuk puzzle kita dan terus mendorong puzzle kita untuk menemukan kepingan yang cocok, ke konsistenan kita akan menciptakan momentum yang besar.

Friksi, adalah penolakan yang terjadi ketika kita berusaha mencocokan puzzle yang kita miliki dengan puzzle yang ada didepan kita, kita tidak tahu apakah puzzle tersebut akan cocok atau tidak, jadi kita mendorong sekuat tenaga dengan pegas yang kita miliki dan bila tidak cocok maka pasti akan ada friksi dan frisksi ini tidaklah enak, ini adalah saat kita mencoba dan gagal.

Percepatan Kesempatan, adalah seberapa cepat Anda bisa mempercepat deretan kesempatan tersebut hingga tiba tepat di depan kepingan puzzle yang Anda miliki.

Percepatan Kesempatan adalah seberapa banyak modal sosial (social capital) yang Anda miliki dan seberapa luas dan seringnya Anda berdiskusi dengan Network Bisnis Anda.

Napas, adalah seberapa lama Anda bisa bertahan hingga menemukan kepingan puzzle yang cocok, Napas adalah mengenai kekuatan mental dan bagi Anda yang usaha sendiri seberapa besar cadangan financial yang Anda miliki.

KESIMPULAN

Kesempatan bisa diciptakan atau bisa di rekayasa (Di Indonesia kata rekayasa memiliki muatan emosi negative padahal sebenarnya artinya adalah ; engineered) – Jadi Kesempatan bisa di engineered.

Seperti analogi diatas ada beberapa task yang perlu di kerjakan didalam merekayasa sebuah kesempatan :

  1. Terus Menerus menyempurnakan bentuk Puzzle kita – dengan terus belajar dan beraktifitas dengan demikian akan menambah “ Pengetahuan + Ketrampilan + Pengalaman”
  2. Terus kumpulkan tenaga potensial kita di pegas dengan menciptakan konsistensi dalam point 1 yang pada akhirnya akan menciptakan momentum yang kuat untuk mendorong puzzle kita ke puzzle ang didepan kita.
  3. Percepat datangnya kesempatan  dengan : terus mengembangkan Modal Sosial (Social Capital)
  4. Terus mencoba dan tidak menyerah pada saatnya nanti akan tiba potongan puzzle yang cocok dengan kepingan yang kita miliki dan apapun yang kita kerjakan seakan-akan melesat sangat cepat.
  5. Banyak berdoa – karena pada akhirnya manusia bisa berusaha keputusan di tangan Yang Maha Kuasa.

Semoga sharing kecil saya ini bisa membantu kita semua dalam Me-rekayasa kesempatan yang cocok untuk kita semua

Diskusi  ? silahkan di sander@sapiterbang.asia