Manajemen Kegagalan:Mengatasi rasa takut

Rasa takut adalah hal yang normal, rasa takut melindungi kita dari rasa sakit yang mungkin terjadi. Namun bila kita terjebak didalam rasa takut kita tidak akan bisa maju dan menikmati dunia ini.

Blog serial mengenai Manajemen Kegagalan dibuat ketika saya sedang menghadapi kegagalan besar di usaha saya. Menulis blog ini adalah salah satu cara saya untuk tetap menjaga kejernihan pikiran saya dan juga sarana bagi saya untuk menangkap emosi yang ada dan belajar dari emosi tersebut.

Ketika kita kecil mungkin di umur balita, rasa takut hampir tidak ada didalam kamus kita, jika kita melihat anak balita dengan berani dan lincahnya mereka berlari kesana kesini, selalu mencoba hal baru, dunia adalah satu lapangan bermain yang besar.

Namun dalam perjalanan hidup, kita bertemu dengan rasa sakit baik sakit jasmani ataupun sakit rohani disana kita belajar namun juga terluka secara emosional.

Rasa takut mulai muncul didalam diri kita sebagai mekanisme perlindungan diri.

Rasa takut bukanlah sesuatu yang harus 100% kita patuhi, rasa takut harus kita kendalikan karena rasa takut bisa memberikan pengaruh positif didalam hidup kita.

Dapatkan pengaruh positif rasa takut dikehidupan dengan cara :

  1. Analisa semua kemungkinan yang bisa terjadi

Rasa takut muncul karena kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi dengan menganalisa hasil baik dan hasil buruk yang mungkin terjadi kita mengurangi rasa takut kita.

  1. Fokuskan diri pada semua kemungkinan baik yang bisa terjadi.

Setelah menganalisa semua kemungkinan yang terjadi, fokuskan diri pada hal-hal baik yang bisa terjadi, pikirkan kondisi-kondisi apa yang akan menghasilkan output yang baik, lalu buatlah rencana untuk membuat kondisi-kondisi tersebut menjadi kenyataan

  1. Fokuskan diri juga pada kemungkinan yang jelek

Jika kita tahu kondisi-kondisi yang menghasilkan output yang baik maka kita juga tahu kondisi-kondisi yang menghasilkan output yg jelek, buatlah list yang mendiskripsikan kondisi-kondisi tersebut.

  1. Buatlah rencana kontigensi.

Setelah mengetahui kondisi yang bisa memberikan output yang jelek, buatlah rencana untuk mengatasi hal tersebut. Bila hal buruk tersebut benar-benar terjadi apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

  1. Sadari bahwa meng-generalisir rasa takut kita adalah hal yang salah

Jika kita melihat ayah memukul ibu kita, maka mungkin kita akan mengingat bahwa semua pria jahat dan suka memukul wanita, padahal itu bukanlah keadaan yang sebenarnya.

Rasa takut kita cenderung disalah artikan oleh diri kita dengan meng-generalisir pemahaman kita terhadap satu kasus. Kita perlu menyadari ini dan belajar untuk tidak mengeneralisir kasus per kasus ketakutan yang kita miliki.

Segeralah memulai

Didalam bahasa Inggris ada kepanjangan dari FEAR (Rasa Takut) False Evidence Appear Real (Bukti Palsu Tampak Nyata) yang berarti banyak hal yang kita takutkan sebenarnya tidak akan pernah terjadi.

Untuk mengatasi hal ini buatlah “Patok – Patok keberhasilan” kecil yang bisa kita capai.

Ibarat sebuah jalan panjang dimana setiap 100 meter ada patok – patok yang menunjukkan bahwa kita di jalan yang benar, maka buatlah patok-patok kecil didalam rencana kita. Patok patok keberhasilan kecil yang bisa kita capai.

Dengan mencapai patok-patok ini kita akan mendapatkan kemenagan-kemenangan kecil yang akan memberikan kita rasa percaya diri untuk mencapai patok berikutnya.

Leave a reply