Gigih adalah Bahagia

Bangun pagi malas kerja, ya kita semua mengalaminya dengan berat hati kita jalani dan hal ini terjadi hampir setiap pagi. Sehingga diripun mulai bertanya apakah saya bahagia ?

Semua orang pasti mau bahagia dan kebahagiaan sering kita kaitkan dengan hasil dari perjuangan, kita bahagia bila kita mencapai kondisi sukses tertentu, misalnya bahagia karena mendapatkan promosi pekerjaan, bahagia karena mendapatkan hp baru, bahagia karena mendapatkan pacar dan seterusnya.

Namun kebahagiaan yang seperti ini hanya bertahan untuk periode yang sangat sedikit. Jelas kebahagiaan seperti ini adalah kebahagiaan semu. Mungkin lebih cocok dinyatakan sebagai rasa senang daripada rasa bahagia.

Ada yang berkata bahwa rasa bahagia harus muncul dari dalam diri kita dan tidak tergantung pada kondisi eksternal. Pernyataan ini masuk akal namun pada kondisi eksternal penuh masalah mendera kita, kita pun mulai ragu dan mulai tidak menikmati hidup ini.

BELAJAR MENERIMA EMOSI POSITIF DAN NEGATIF

Kita tidak menikmati hidup ketika kita didera masalah dan hasilnya emosi kita menjadi negatif kita menjadi marah, kecewa, sedih, putus asa dan lainnya, pada saat kita merasakan emosi emosi negatif ini kita merasa tidak bahagia.

Mungkinkah kita salah memaknai emosi negatif yang kita alami ?

Mungkinkah dari saat kita kecil kita tidak diperlengkapi untuk memaknai dengan baik emosi negatif ?

Emosi negatif sama pentingnya dan bergunanya dengan emosi positif pada saat kita jatuh, sedih, kecewa, putus asa sebenarnya kita menjadi lebih mengenali diri kita sendiri kita belajar untuk memahami kondisi kita yang sebenarnya kita bertumbuh menjadi lebih kuat dari emosi negatif yang kita rasakan.

Jadi sebenarnya bila kita merubah perspektif kita terhadap emosi negatif dari sesuatu yang menyakitkan saja (sebuah jalan buntu) menjadi sesuatu yang menyakitkan namun akan membuat kita bertumbuh semakin kuat, kita akan melihat peristiwa peristiwa emosi negatif ini seperti sebuah perjalanan yang akan berakhir dengan baik.

ARTI SEBENARNYA MENJADI GIGIH

Kegigihan adalah kombinasi beberapa sikap menjadi satu : Sikap yang penuh pengharapan (sikap yang positif) dan mampu membedakan yang baik dan tidak baik serta memiliki kekuatan untuk melakukan hal yang sulit dengan percaya pada kemampuan diri sendiri.

Jadi Kegigihan adalah bukan kondisi tanpa kesulitan dan rasa tidak nyaman namun kegigihan adalah kondisi dimana seseorang dapat tetap menjaga pola pikir dan sikap untuk tetap positif dengan penuh percaya diri menghadapi kesulitan yang terjadi.

lalu apa hubungan antara bersikap gigih dengan kebahagiaan ?

Kita menjadi tidak bahagia ketika kita merasa bahwa kita menemui jalan buntu, semua harapan hilang dan tidak ada jalan keluar lainnya. Kita menjadi bahagia ketika kita merasa bahwa masa depan kita cerah dan penuh dengan janji janji indah.

Sikap Gigih adalah kemampuan untuk tetap bersikap dan memandang bahwa masa depan tetaplah cerah dan penuh dengan janji indah walaupun kondisi sekarang kita didera kesulitan dan merasa tidak nyaman.

MELATIH SIKAP GIGIH

Kegigihan dapat dilatih ada beberapa sikap yang perlu kita latih untuk bisa menjadi gigih.

  1. Menerima Perubahan, segala sesuatu mudah berubah dan untuk menjadi gigih kita harus menerima bahwa perubahan pasti terjadi. Perubahan sering memberikan rasa tidak nyaman kita harus tetap bisa berjalan maju dan beradaptasi dengan perubahan tersebut walau merasa tidak nyaman. Karena setelah kita melewati rasa tidak nyaman tersebut kita sebenarnya sedang bertumbuh.
  2. Mengubah Sudut Pandang, ketika hal yang tidak nyaman terjadi pada kita, kita mempunyai dua pilihan menyalahkan situasi dan orang lain atau kita melihat kediri kita sendiri dan mengintrpoksi diri kita bagaimana cara kita bisa mengatasi masalah ini dan tetap bergerak maju. Merubah sudut pandang dari menyalahkan orang lain ke mencari jalan untuk tetap maju adalah salah satu modal utama orang menjadi gigih
  3. Tetap penuh pengharapan, seseorang yang hilang harapan akan berhenti bergerak maju dan mulai diam untuk tenggelam didalam kesedihannya. Kemampuan untuk selalu memandang bahwa selalu ada harapan apapun kondisi yang sekarang sedang dialami membutuhkan kekuatan mental yang besar. Kekuatan mental ini sebenarnya bisa dilatih dengan selalu mengingat saat saat sulit yang berhasil kita lampaui. Dengan mengingat bahwa dimasa lalu kita berhasil melewati banyak saat sulit akan memberikan kepercayaan diri pada kita bahwa kita pasti bisa melampui kesulitan yang kita hadapi sekarang.
  4. Kamu tidak sendirian, ketika kita merasa tidak nyaman kita dengan mudah jatuh pada pemikiran bahwa tidak ada orang yang perduli terhadap kita,ini adalah pemikiran yang salah. Kita perlu ingat bahwa kita memiliki teman dan keluarga yang perduli terhadap kita. Ketika kondisi menjadi sulit ceritalah kepada orang orang terdekat untuk dukungan.

PENUTUP

Menjadi gigih tidaklah mudah dan memerlukan banyak usaha. Menjadi gigih bukan berarti keadaan tanpa stress, merasa tidak nyaman atau keadaan menipu diri sendiri.  Menjadi gigih berarti menyadari bahwa kondisi yang sulit ini adalah sementara dan menerima bahwa dalam hidup ini ada masa senang dan masa sulit yang sama sama perlu kita jalani.

Menjadi gigih bukan berarti maju tanpa istirahat, istirahatlah bila memang diperlukan istirahat namun jangan berhenti bergerak maju.

Dengan terus bergerak maju dan mengetahui dengan sadar bahwa semua kesulitan yang kita alami akan membuat kita bertumbuh disanalah kita bisa merasakan bahagia karena kita tahu bahwa kita tidak diam untuk tenggelam namun kita sedang bergerak maju dan bertumbuh.

Baca juga : Comfort zone.

Dapatkan Ide dan Perhitungan Biaya dan Untung 50 usaha kecil lainnya disini 

PONDASI SUKSES : 9 Hal yang dimiliki oleh orang sukses, apakah Anda memilikinya ?

Tarik perhatian HRD dan Rekruiter dalam 6 detik : Cara membuat CV yang efektif.

Loading...