“Beach Head” Strategi didalam penetrasi pasar

Pada masa perang dunia ke 2 di tahun 1943 dimana Nazi Jerman sudah menguasai seluruh daratan Eropa hanya tersisa kepulauan Inggris. Pihak Sekutu perlu mendaratkan pasukannya di benua eropa untuk bisa melawan Nazi jerman.

Strategi yang digunakan sekutu adalah dengan mengirimkan begitu banyak pasukan ke sebuah tepi pantai yang sempit. Tujuannya adalah mengkonsentrasikan seluruh kekuatan Sekutu di satu titik sehingga bisa “mengeroyok” pasukan Jerman yang bertugas menjaga di titik itu.

Setelah sekutu bisa menguasai sebidang tepi pantai yang sempit itu maka mulailah Sekutu mengirimkan berbagai pasukan dan balai bantuan ke dalam benua Eropa melalui pantai tersebut.

Inti dari pelajaran dari strategi ini adalah :

  1. Bukanlah hal yang tidak mungkin untuk mempenetrasi pasar dimana sudah ada pemain tunggal yang besar.
  2. Spesialisasi di satu bidang bisa menjadi cara untuk menciptakan segment pasar baru dimana kita bisa menciptakan “Beach Head” kita sendiri.
  3. Pertahankan “Beach Head” tersebut sekuat tenaga kita karena di segment pasar tersebut akan menjadi batu loncatan kita untuk ekspansi pasar.

Melihat 3 point diatas terlihat bahwa strategi ini sangatlah sederhana dan memang benar inti pemikirannya sangat sederhana namun eksekusinya tidaklah sederhana.

LANGKAH – LANGKAH EKSEKUSI “BEACH HEAD”

  1. Sssstt… jangan bilang siapa-siapa , ini rahasia

Menjaga kerahasiaan usaha kita di awal-awal adalah hal yang sangat penting, di saat-saat awal pembentukan usaha kita, sangatlah penting untuk menjaga kerahasiaan apa yang akan kita lakukan. Ada masanya dimana kita akan mencari publikasi untuk memberi tahu dunia mengenai usaha kita . Sekarang bukanlah saatnya karena dengan tanpa amunisi dan senjata untuk berperang bila kita sudah mengumumkan apa yang akan kita lakukan dan hal tersebut mengancam “Raksasa penguasa pasar” maka kita bisa dengan mudah dimatikan.

  1. Rencanakan dengan matang dan buatlah beberapa skenario

Membuat 1 tipe produk dan rencana untuk memasarkannya memang sangat melelahkan dan kita sering merasa puas ketika sudah berhasil membuat sebuah Business Plan atau Marketing Plan. Tidak ada yang salah dengan merasa puas namun sayangnya  itu belum cukup.

Siapkan beberapa skenario yang bisa segera di lakukan bila rencana utama kita gagal karena saya bisa jamin 100% hal yang tidak terduga dan diluar rencana akan terjadi pada saat kita menjalankan Business Plan dan Marketing Plan kita.

Ketika hal yang tidak terduga itu terjadi kita sudah harus segera tahu pivot (maneuver) apa yang perlu kita lakukan.

  1. Siapkan tim kita dan jelaskan bahwa di waktu-waktu launching kita semua akan “berdarah-darah”

Sangatlah penting untuk mengkondisikan ekspektasi kerja tim kita dan jika kita sudah merasa siap untuk meluncurkan usaha kita maka tim kita perlu dipersiapkan secara mental bahwa didalam 1-3 bulan pertama ini kondisi akan sangat tidak bersahabat akan diperlukan banyak dedikasi waktu, tenaga dan pemikiran untuk bisa merebut “Beach head”  dari sang “Raksasa”

  1. Jelaskan Skenario – skenario kepada wakil Anda

List skenario-skenario yang ada dan jelaskan kepada wakil-wakil Anda jangan jelaskan ke seluruh tim karena terlalu banyak info kepada tim eksekutor tidaklah baik hal itu akan hanya memecah konsentrasi mereka.

Jelaskan dengan jelas kepada wakil-wakil Anda :

 

“Kita akan melakukan A selama X periode dengan harapan kita mendapat hasil Z

Setelah kita melakukan A maka kita akan lanjut melakukan B dengan harapan mendapat hasil Bila A dan B tidak berhasil, jangan khawatir saya sudah mempersiapkan recana “T” yang bertujuan untuk … dan seterusnya”

  1. Jelaskan satu skenario kepada tim Anda

Setelah wakil  – wakil sudah kita jelaskan langkah-langkah yang akan diambil sekarang waktunya kita menjelaskan kepada tim kita satu skenario utama yang akan kita lakukan. Pastikan wakil – wakil Anda juga ada ketika briefing ini.

Jelaskan :

  • Apa aktifitas harian mereka
  • Apa hasil yang perlu dicapai dari aktifitas mereka
  • Mengapa aktifitas mereka sangatlah penting.
  1. Kirim pasukan ! kita berperang !

Sekarang adalah waktunya eksekusi. Bagaikan sebuah mesin yang sudah di set untuk berjalan otomatis demikianlah harusnya proses eksekusi ini. Berusaha untuk merubah ditengah jalan sebuah eksekusi hanya akan membuat tim kita kebingungan. Bukan berarti tidak boleh ada langkah koreksi, langkah koreksi pasti diperlukan namun langkah koreksi yang diambil tidak boleh merubah arah secara signifikan karena itu berarti kita sudah menjalan Skenario yang berbeda.

Aktiitas yang perlu kita lakukan adalah

  • Monitor Aktifitas harian
  • Bandingkan aktifitas harian dengan hasil yang kita harapkan
  • Koreksi proses aktifitas yang tidak efektif dengan maksud agar kita bisa mencapai hasil yang diharapkan
  • Jika hasil masih bisa belum dicapai, turun tangan dan coba perbaiki proses bersama dengan tim.

Catatan : Saya tekankan kata BERSAMA DENGAN TIM bukan hanya menginstruksikan tim. Kehadiran kita dengan 2 fungsi yaitu sebagai pemimpin dan rekan kerja sangatlah penting.

  • Jika hasil belum bisa tercapai juga berarti ada yang kurang tepat dengan seluruh konsep kita
  • Ambil waktu untuk menelusuri kembali konsep dan skenario yang kita miliki, review juga sumberdaya (resource) yang kita miliki.
  • Putuskan apa yang perlu kita lakukan, lanjut dengan skenario yang ada atau saatnya pindah ke skenario selanjutnya.

Memulai sebuah usaha adalah sebuah  proses yang tidak mudah dan menurut saya memulai sebuah usaha bila tidak dipersiapkan dengan baik akan tidak sehat untuk kesehatan jiwa dan fisik. Karena secara mental kita selalu diperhadapkan dengan berbagai kondisi yang tidak sesuai dengan harapan kita dan bila kita tidak mempunyai pikiran yang tenang dan jernih bisa merusak kesehatan jiwa dan kehidupan sosial kita.

Mempunyai beberapa skenario bagi saya adalah cara saya untuk menjaga pikiran saya tetap tenang dan jernih dengan selalu mempunyai “jalan” baru bila “jalan” yang sedang kita tempuh ternyata “buntu”

Kuasai “Beach head” Anda dan semoga berhasil !

Butuh diskusi jangan sungkan email saja di sander@sapiterbang.asia

 

Leave a reply