batu keseimbanganHampir semua orang ingin menjadi seorang wirausahawan, semua mau berwirausaha. Namun banyak juga yang jatuh ketika usahanya baru seumur jagung.

Berikut beberapa pertanyaan yang bisa menjadi bahan dalam menilai diri sendiri apakah kita sudah siap untuk meninggalkan comfort zone (Zona nyaman) kita dan menjadi wirausaha

  1. Apakah kamu kuat untuk menerima kerugian dan semua resiko finansial yang ada.

Peraturan pertama : JANGAN BERHUTANG untuk memulai sebuah usaha karena setiap usaha mempunyai resiko untuk bangkrut. Berhutang hanya boleh dipertimbangkan (ingat di pertimbangkan bukan di haruskan dan bukan langkah yang ideal) ketika untuk mengembangkan usaha yang sudah menguntungkan.

Siapkah diri Anda untuk menerima bahwa ada resiko seluruh modal kerja Anda bisa hilang karena usaha Anda bangkrut.

Siapkah diri Anda untuk menggaji lebih dulu karyawan dan membayar semua hutang yang ada sebelum bisa menggunakan keuntungan usaha untuk diri sendiri.

  1. Apakah kamu punya Support System yang kuat ?

Support System yang dimaksudkan disini adalah orang-orang terdekat yang mendukung kita didalam menjalankan usaha. Support System penting karena jalan sebagai seorang wiraswatawan penuh dengan tantangan dan kita akan memiliki banyak pertanyaan oleh karena itu seorang wirausahawan akan membutuhkan support system untuk mendapatkan jawaban dan nasehat.

Apakah keluarga mendukung Anda ?

Apakah Anda punya  teman-teman yang lebih senior (mentor) di industri Anda ?

Apakah Anda mempunyai teman-teman yang seumuran di industri Anda ?

  1. Seberapa kuat Anda untuk bangun kembali ketika jatuh ?

Kamu akan dipastikan akan jatuh didalam menjalankan usaha dan kejatuhan itu tidak akan hanya satu kali tapi akan berkali-kali.

Kamu akan ditolak berkali –kali, menderita kerugian operasional berkali-kali , terkena masalah operasional berkali-kali.

Seorang pengusaha vacuum cleaner yang terkenal bernama James Dyson, gagal membuat prototype sebanyak 5.126 kali. Jadi Dyson gagal membuat produk sebanyak 5.126 kali dan di percobaan yang ke 5.127 dia berhasil membuat prototype dan sekarang bisnisnya bernilai 4.5 Milyar Dollar Amerika Serikat.

  1. Apakah kamu bisa terus termotivasi tanpa kenyamanan dan kemewahan.

Menjadi karyawan kita di banjiri dengan berbagai fasilitas, tidak perlu sewa kantor, tidak perlu beli meja kursi sendiri, perlengkapan kerja sudah di sediakan, kalau sakit ada tujuangan kesehatan, bisa cuti, dan lain halnya

Menjadi wirausahawan berarti menyediakan semuanya sendiri, semua biaya ditanggung sendiri dan kamu harus membayar gaji karyawan kamu.

Ketika ada uang tidak ada masalah, namun ketika uang lagi susah apakah kamu bisa tetap memotivasi diri sendiri untuk tetap berusaha walau hasilnya tampak tidak sebanding atau bahkan tidak ada.

  1. Sadarkah kamu bahwa keluarga kamu dan diri kamu sendiri membutuhkan kamu ?

Banyak wirausahawan menghabiskan full 100% waktunya ke pekerjaan, membangun usahanya dan melupakan atau menelantarkan keluarga dan diri sendiri secara tidak sengaja.

Siapkah kamu tetap memperhatikan keluarga memberikan waktu untuk istri, anak, orang tua walau diri kita sudah sangat capai atau pikiran sedang di pekerjaan.

SIapkah diri kita untuk tetap memperhatikan kesehatan pribadi , tetap berolahraga menjaga makanan walau ditengah kesibukan membangun usaha.

Mejadi wirausahawan tidaklah mudah. Statistik menunjukan di Dunia dengan populasi 7 Milyar orang hanya ada 472 juta orang yang sedang mencoba memulai atau sudah menjadi wirausahawan , artinya hanya 4.74% yang menjadi wirausahawan.

Walau demikian bukan berarti keluar dari zona nyaman (comfort zone) dan mejadi wirausahawan bukanlah lah yang mustahil. Jika memang jauh di dalam lubuk hati Anda ingin menjadi wirausahawan tetaplah mencoba dan tetap semangat !

Baca juga : Cara Aman menjadi wirausahawan.