5 Bentuk Sabotase Diri yang Menghalagi Kita Mencapai Impian Kita.

Anggap saja semua bakat dan ketrampilan kita ibarat mobil Ferari yang bisa melesat sangat cepat dan kita adalah supirnya, kita gas sedalam-dalamnya tapi mobilnya Ferari kita gak bergerak-gerak, ternyata tanpa disadari kita menarik rem tangan kencang2 juga. Inilah yang dimaksud dengan Sabotase Diri Sendiri .

Secara tidak sadar kita mensabotase terus kesuksesan kita, setiap kali kita mau mencapai garis finish kesuksesan kita, kita pasti melakukan sesuatu dan menggagalkan semua itu.

Dibawah ini beberapa bentuk Sabotase Diri sendiri !

TIDAK MERASA DIRI KITA BERHARGA

Banyak yang merasa diri minder , merasa diri tidak sempurna dan akhirnya takut atau malas untuk memulai sesuatu. Tidak ada orang yang sempurna dan semua orang sama – sama berharga. Hilangkan rasa minder dan jangan takut untuk mencoba sesuatu, lebih baik kita mencoba sesuatu dan gagal daripada kita menyesal karena tidak pernah mencoba sesuatu.

TAKUT

Rasa takut bukanlah hal yang negative, semua orang pasti takut, justru mereka yang mengaku tidak takut yang perlu kita jauhi karena mereka berbahaya. Rasa takut menjadi rambu yang menunjukkan hal-hal apa saja yang bisa salah dan merugikan kita, namun itu bukan berarti harus berhenti melangkah, itu hanya mendandakan kita harus melangkah dengan lebih hati-hati.

Coba direnungkan paling buruk apa yang bisa terjadi bila kita gagal, apakah bila kita gagal dunia akan kiamat ? tentu saja tidak, keadaan akan menjadi sulit tapi itu bukan berarti bahwa hidup kita akan berakhir.

Baca : Membangun istana diatas rawa

TERLALU CEPAT SENANG DAN PESTA PORA/BOROS

Hidup ini seperti roller coster kadang kita diatas kadang kita dibawah, ketika kita sedang diatas dan kita merasakan suka ria yang amat besar, jangan segera bersikap boros dan menghambur-hamburkan  apa yang kita miliki apakah itu waktu, uang atau hal lainnya karena kita tidak pernah tahu kapan kita akan membutuhkan hal – hal tersebut.

Diam terlalu lama dalam rasa senang juga adalah bentuk sabotase diri kita karena dengan diam terlalu lama dalam kesenangan kita, kita memberikan kesempatan bagi orang lain untuk menyaingi kita dan juga kita berdiam diri terhadap kondisi yang dapat berubah menjadi merugikan diri kita sendiri.

MALAS BELAJAR DAN MALAS BERUBAH

Kemalasan adalah beranggapan bahwa kondisi akan menjadi baik dengan sendirinya, kondisi tidak akan menjadi baik dengan sendirinya tanpa kita atau orang lain melakukan perbaikan atau perubahan terhadap kondisi tersebut.

TERLALU BERGANTUNG PADA ORANG LAIN

Ini biasanya berakar dari rasa TAKUT, TAKUT untuk mengambil tanggung jawab sendiri sehingga selalu mengandalkan bantuan orang lain.

SELALU BERUBAH PENDIRIAN

Melakukaan Pivot (merubah posisi)  untuk mencapai hasil yang lebih baik adalah hal yang bagus namun bila kita terlalu sering melakukan pivot kita jadi tidak punya pendirian dan kita selalu membuang-buang waktu kita karena apapun yang kita bangun membutuhkan komitmen waktu dan tenaga untuk menghasilkan.

Menurut saya hidup ini tidak seperti pabrik dimana kita masukkan bahan baku dan pasti hasil akhir akan keluar, menurut saya hidup ini adalah seperti bercocok tanam, setelah kita memasukkan biji yang bisa kita lakukan adalah menciptakan kondisi ideal yang dibutuhkan biji tersebut untuk tumbuh menjadi tanaman dan akhirnya bisa panen, tidak ada kepastian bahwa 1 biji apel akan menghasilkan 100 buah apel, 250 buah apel atau bahkan biji tersebut tidak tumbuh sama sekali yang bisa kita lakukan adalah berusaha sebisa mungkin memberikan air , pupuk, sinar matahri , suhu yang pas , menciptakan kondisi yang ideal agar biji tersebut bisa tumbuh.

Stop sabotase diri anda sendiri dan raih mimpi-mimpi Anda, keluarlah dari comfort zone Anda dan masuki Learning Zone !

Baca : Learning Zone

 

 

 

Leave a reply